Posts

Apa itu Heavy Vehicle?

Image
Kenali Apa itu Heavy Vehicle Kendaraan dapat digolongkan berdasarkan beratnya, menurut Manual Kapasitas Jalan Indonesia (Highway Capacity Manual) terbitan Bina Marga tahun 1997, kendaraan dikategorikan dalam beberapa tipe, yakni; 1.      1 .  Kendaraan ringan atau Light Vehicle (LV), ini merupakan kendaraan bermotor beroda empat dengan dua gandar berjarak 2,0 3,0 m (termasuk kendaraan penumpang, oplet, mikro bis, angkot, pick-up, dan truk kecil). 2.      2.  Kendaraan berat atau Heavy Vehicle (HV), ini merupakan kendaraan bermotor dengan jarak as lebih dari 3,50 m. Biasanya, HV memiliki roda lebih dari empat (meliputi bis, truk dua as, truk tiga as, dan truk kombinasi sesuai sistem klasifikasi Bina Marga). 3.      3.  Sepeda motor atau Motor Cycle (MC), ini merupakan kendaraan bermotor dengan dua atau tiga roda (termasuk sepeda motor, dan kendaraan roda tiga sesuai sistem klasifikasi Bina Marga). 4.      ...

Apa Itu Basic Sea Survival

Image
Mengenal Basic Sea Survival   Basic sea survival merupakan training yang diperuntukan kepada para pekerja industri, khususnya di bidang perkapalan, dan oil and gas. Mereka biasanya berada di lepas pantai (offshore). Laut bukan merupakan habitat asli manusia, dan memiliki karakteristik yang perlu dipahami serta dimengerti oleh manusia.   Bekerja di lepas pantai memiliki resiko tinggi terhadap keselamatan diri. Terdapat dua faktor potensi bahaya bagi para pekerja di offshore, yakni perjalanan dari atau ke fasilitas dan bahaya saat bekerja di fasilitas. Bahaya perjalanan dari atau ke fasilitas dapat berupa helikopter jatuh, tabrakan kapal, kebakaran, dan kondisi alam. Sementara bahaya saat bekerja di fasilitas dapat berupa gas escapes atau ledakan, mechanical/structural, dan kondisi alam.   Tingginya resiko kecelakaan ketika bekerja di lepas pantai, membuat para pekerja memerlukan pelatihan khusus untuk bertahan hidup. Untuk itu, dengan adanya Basic Sea Surviva...

Pentingnya Pelatihan Pencegahan dan Pemadam Kebakaran

Image
Mengapa perlu mengadakan pelatihan pencegahan dan pemadaman kebakaran serta upaya penanggulangan bahaya kebakaran ?   Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendefinisikan bencana sebagai sebuah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Faktor penyebabnya adalah alam, non alam, dan manusia. Salah satu bencana yang disebabkan oleh ketiga faktor tersebut adalah kebakaran. Peristiwa kebakaran terjadi akibat adanya reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari tiga unsur yaitu panas, oksigen, dan bahan mudah terbakar yang menghasilkan panas dan cahaya.   Berdasarkan data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta terdapat 5.043 kasus kebakaran dan penyelamatan di Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020. Dari total 1.505 kasus kebakaran yang terjadi di DKI Jakarta, 938 kasus kebakaran disebabkan oleh gangguan listrik. Sedangkan sebanyak 180 kasus kebakaran terjadi akibat led...

Safety Riding Training, Pentingkah?

Image
Safety Riding Training Mengutip siaran pers Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Tercatat lebih dari 1 juta orang meninggal dunia setiap tahun karena kecelakaan lalu lintas. Sekitar 1,35 juta orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 20 hingga 50 juta orang lainnya menderita cedera non-fatal dan menderita cacat akibat kecelakaan lalu lintas.   Dalam laporannya WHO menulis bahwa cedera lalu lintas menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi individu, keluarga, dan negara secara keseluruhan. Kerugian tersebut timbul dari biaya perawatan serta hilangnya produktivitas bagi korban yang terbunuh atau cacat karena cedera yang dialami, sementara bagi anggota keluarga perlu mengambil cuti dari pekerjaan atau sekolah untuk merawat korban yang terluka. Kecelakaan lalu lintas jalan menelan biaya sebagian besar negara 3% dari produk domestik bruto.   Di sepanjang tahun 2018, dar...

Menekan Resiko Kecelakaan Berkendara

Image
 Menekan Resiko Kecelakaan Berkendara   Kecelakaan jalan di Indonesia terjadi setiap jam, dan memakan korban meninggal dunia rata-rata sebanyak 3 orang. Pengemudi merupakan kunci utama dalam menekan resiko kecelakaan. Menurut sumber data Kepolisian Republik Indonesia, faktor terbesar kecelakaan lalu lintas sebesar 61% disebabkan oleh manusia terkait dengan kemampuan serta karakter pengemudi. Resiko kecelakaan tidak dapat dihilangkan, namun dapat ditekan semaksimal mungkin.   Safety driving atau berkendara dengan keterampilan dan pengalaman berdasarkan standar keselamatan yang berlaku (UU No. 22 Tahun 2009) merupakan salah satu cara menekan resiko kecelakaan. Namun pada prakteknya, pengemudi tidak hanya  butuh keterampilan tapi juga perilaku yang baik. Dalam hal ini disebut sebagai defensive driving atau perilaku mengemudi yang dapat menghindarkan kita dari masalah baik yang disebabkan oleh orang lain maupun diri sendiri.   Pengemudi harus membawa ken...

Aman Berkendara ketika Menggunakan Helm

Image
  Ingat sampai bunyi “KLIK”   Helm berasal dari bahasa Belanda, terbuat dari metal atau bahan keras lainnya, seperti kevlar, serat resin atau plastik. Oleh karena itu, menggunakan helm sangat dianjurkan bagi para pengendara motor. Tidak hanya kepala, helm juga dapat melindungi pandangan mata saat berkendara, baik dari debu, paparan sinar matahari, air hujan, hingga serangga terbang.   Mekanisme perlindungan helm adalah penyerapan energi momentum yang diterima ke seluruh bagian helm. Maka, bentuk dan struktur helm dibuat dengan mempertimbangkan kemampuannya dalam menyerap energi tabrakan. Bagian terpenting helm yakni, tali pengait dan lapisan helm (lapisan luar yang keras, lapisan dalam yang tebal, dan lapisan dalam yang lunak).  1.  Lapisan luar yang keras, terbuat dari bahan polycarbonate, di design untuk mengurangi dampak tekanan sebelum sampai ke kepala. 2.  Lapisan dalam yang tebal, terbuat dari bahan polystyrene (Styrofoam) berfungsi memberik...

Fini Mastiana Dewi, SE -Finance & Tax PT. Triniti Anugerah Bersama (TAB)

Image
“Semangat Mewujudkan Mimpi" Fini Mastiana Dewi., SE adalah seorang Finance & Tax di perusahaan PT. Triniti Anugerah Bersama. Lahir pada 21 Februari 1992 di Bogor. Menjadi seorang Finance & Tax merupakan cita-citanya sejak kecil. Demi mewujudkan mimpinya, ia rela merantau jauh hingga ke Ambon pada tahun 2010. Kesempatan menimba ilmu di Universiatas Pattimura digunakan dengan baik olehnya. Selama kuliah, ia berhasil memperoleh beasiswa penuh dari Pemerintah hingga lulus. Kecerdasannya semakin dibuktikan saat ia lulus tepat waktu dengan hasil memuaskan, gelarnya diperoleh diakhir tahun 2014.\  Berbekal gelar Sarjana Ekonomi dan pengalaman bekerja sebagai Tour Guide di Taman Safari Bogor pada tahun 2009 hingga 2010, ternyata bukan hal yang sulit baginya untuk mendapat pekerjaan. Di awal tahun 2015, ia bekerja di Resaturant Chung Gi Wa sebagai Admin Stockist. Setelah habis kontrak, di tahun 2016 ia bekerja sebagai Tenaga Kontrak Administrasi di Balai Diklat Aparatur Sukaman...